Kinesis Monetary International

emas

News Update, Uncategorized

Dalam Sehari Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 35.000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Dampak Keputusan Moody’s Investors Service berhasil menopang harga emas dunia sampai dengan hari ini. Moody’s Investors Service mengeluarkan keputusan untuk memangkas peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1. Penurunan peringkat AS memicu aliran safe haven ke emas, hal ini menopang harga meskipun ada sentimen risiko yang beragam. Pada minggu ini harga emas dunia kembali menguat, hal tersebut terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Misalnya saja pada perdagangannya hari Senin (19/5/2025) harga emas dunia dalam hal ini adalah harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat dan menempati posisi US$ 3.228.3 per troy ounce atau Rp. 1.740.952 per gram. Tidak berhenti disitu, dampak dari perubahan peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1 masih terasa sampai dengan hari ini. Rabu 21 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X kembali lanjutkan penguatannya, hal ini membawa harganya menguat sebanyak 2,23% per troy ounce atau Rp. 35.000 per gram, sehingga pada perdagangan hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 3.297.36 per troy ounce atau Rp. 1.767.027 per gram. Penguatan harga emas yang sedang terjadi saat ini, membawa harga nya menempati zona hijau, dimana harga emas dunia sedang berada di posisi tertinggi dalam 2 minggu terakhir. Dilansir dari Bloomberg Technoz, secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas berada di zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 53,95. Dimana RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun saat ini RSI emas belum jauh dari 50, sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral. “Masih ada tingkat ketidakpastian di pasar. Yang paling menonjol, penurunan peringkat Moody’s, melemahnya dolar telah mendukung kompleks logam mulia secara keseluruhan,” ujar David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, kepada Reuters dilansir dari CNBC Indonesia. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 21 Mei 2025 : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

News Update, Uncategorized

Tidak Menutup Peluang Lahirnya Rekor Baru, Harga Emas Dunia Menguat 1,49%/Toz

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami pelemahan selama beberapa hari pada perdagangannya kemarin, hari ini harga emas dunia kembali menguat. Penguatan ini terjadi tidak terkecuali pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya dapat mengakses langsung pasar dunia, sehingga harganya bergerak real time dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Pada perdagangannya hari ini Rabu, 14 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat sebanyak 1,49% per troy ounce. Penguatan ini membawa harganya menempati posisi US$ 3.282.02 per troy ounce atau Rp. 1.753.709 per gram. Dilansir dari Bloomberg Technoz Penguatan yang terjadi ini diprediksi akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China yang mereda, dimana pada ketegangan sebelumnya hal ini memicu aksi jual tajam di pasar. Disisi lain, dengan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan China dimana kedua negara ini bersama-sama memutuskan untuk menunda tarif selama 90 hari, memotong pungutan AS atas barang-barang China menjadi 30% dari 145% dan bea masuk China menjadi 10% dari 125%. Hal ini mengurangi aliran safe-haven ke emas. Namun dengan terjadinya hal ini, bukan berarti emas akan habis dan menutup peluang pemecahan rekor baru. “Negara-negara emerging market kemungkinan akan tetap menjadi pembeli emas terbesar di tengah kekhawatiran yang masih berlanjut perihal prospek ekonomi global, inflasi, dampak tarif dan ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Grant Sporre, Global Head of Metals & Mining Bloomberg Intelligence bersama Analyst Emmanuel Munjeri, dalam kajian yang dipublikasikan oleh Bloomberg hari ini. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 14 Mei 2025 (10.30 WIB) : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

News Update, Uncategorized

Pelantikan Donald Trump Bawa Harga Emas Terbang Tinggi

Jakarta, MetalNews Digital – Pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump membawa harga emas dunia mengalami penguatan. Penguatan harga yang terjadi ditopang oleh melemahnya dolar AS serta adanya potensi ketidakpastian pengenaan tarif perdagangan AS. Pelemahan yang terjadi pada dolar AS memberikan dampak positif terhadap harga emas. Pembelian emas dikonversi ke dolar, sehingga terjadinya pelemahan dolar seperti saat ini membuat harga emas menjadi murah dan mudah untuk dibeli sehingga permintaannya mengalami peningkatan. “Pergerakan (emas) sebagian besar dipengaruhi oleh ancaman tarif AS yang menyeluruh setelah pelantikan Trump. Informasi mengenai tarif potensial ini baru datang sedikit demi sedikit,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia. Pelantikan Trump membuat indeks dolar melemah ke angka 108,089 dari yang sebelumnya di posisi 109,347. Umumnya, ketika dolar AS mengalami pelemahan maka imbal hasil yang ditawarkan pemerintah akan ikut menurun. Namun hal ini justru membawa pengaruh baik terhadap harga emas. Sepanjang perjalanan perdagangan bulan Januari tahun 2025, emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia telah mengalami peningkatan sebanyak 3,14% per troy ounce atau Rp. 80.000/gram. Penguatan yang terjadi pada perdagangannya hari ini berhasil membawa emas fisik JFXGOLD X menempati posisi US$. 2.762,63 per troy ounce atau Rp. 1.450.908 per gram. Naiknya harga emas di tengah pelemahan yang sedang dialami oleh dolar semakin menegaskan peran emas sebagai aset safe haven. Perannya sebagai aset untuk melindungi suatu nilai dari inflasi, membuat emas masih menjadi pilihan banyaknya masyarakat untuk melindungi aset, memulai investasi dan mempersiapkan dana untuk masa depan. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 22 Januari 2025 :

News Update

Harga Fisik Emas JFXGOLD X On The Way US$ 2.600/Toz

Jakarta, MetalNews Digital – Sebagai fisik emas yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia tentu memberikan perbedaan terhadap sajian harga yang diberikan oleh fisik emas JFXGOLD X dibandingkan dengan harga emas domestik. Perbedaan yang cukup signifikan membuat pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X menjadi hal yang cukup dinanti oleh para pelaku pasar, mengingat harganya yang bergerak secara real time menjadikan harga fisik emas JFXGOLD X akan terus berubah setiap waktunya. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X tidak bisa ditebak, misalnya saja jika kita perhatikan pada website https://jfxgoldx.jfx.co.id/ harga fisik emas JFXGOLD X pada bulan September ini bergerak layaknya roller coaster. Pada awal bulan harga fisik emasnya berhasil mencetak rekor dengan capaian nya berada di posisi US. 2500 per troy ounce, namun satu minggu setelahnya harga fisik emas bergerak tertatih-tatih untuk mempertahankan posisinya, sampai dengan saat ini fisik emas JFXGOLD X kembali terbang pada pembukaan perdagangannya. Melansir dari CNBC Indonesia, harga emas dunia mendekati level tertingginya dalam satu minggu dikarenakan data-data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang melemah bisa memberi ruang kepada The Federal Reserve (The Fed) untuk segera melakukan pemangkasan suku bunga. Level tertinggi harga emas dunia dalam hal ini adalah fisik emas JFXGOLD X pada pembukaan perdagangan nya pagi ini (17/9/2024) dalam perjalanan menuju US$ 2.600 per troy ounce, atau lebih tepatnya berada di posisi US$ 2.598,89 per troy ounce atau Rp. 1.294.331 per gram. Jika harga fisik emas JFXGOLD X ini terus bergerak ke arah yang positif, tidak menutup kemungkinan pada perdagangan akhir minggu ini fisik emas JFXGOLD X dapat menduduki US$ 2.600 per troy ounce. Harga fisik emas JFXGOLD X yang mencapai level tertingginya ditopang oleh pelemahan dolar AS dan imbal hasil US Treasury. Keduanya jatuh setelah data-data tenaga kerja AS memburuk dan diperkirakan akan mempercepat terjadinya pemangkasan suku bunga. “Setelah data ADP, terjadi lonjakan harga emas dan hal itu benar-benar menunjukkan pasar tenaga kerja dalam kondisi yang buruk dan ada banyak kekhawatiran tentang hal itu,” ujar Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures., kepada Reuters, dikutip dalam CNBC Indonesia. Harga fisik emas JFXGOLD X yang mengalami kenaikan pada awal bulan September (2/9/2024) berhasil membawanya menduduki posisi US$ 2.499,29 per troy ounce atau Rp. 1.257,947 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangannya hari ini, fisik emas JFXGOLD X telah mengalami peningkatan sebanyak 3,98% per troy ounce atau Rp. 36.384 per gram. Namun jika ditarik lebih jauh lagi, misalnya pada (1/2/2024) harga fisik emas JFXGOLD X saat itu berada di posisi US$ 2.055,43 per troy ounce atau Rp. 1.042.965 per gram, artinya jika dibandingkan dengan perdagangan hari ini, harganya berhasil naik sebanyak 26,49% per troy ounce atau Rp. 251.366 per gram. Adanya pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang terus bergerak naik dalam waktu ke waktu menegaskan bahwa pilihan menabung fisik emas sebagai lindung nilai setiap aset yang kita miliki adalah hal yang tepat.

News Company

Bertahan di atas level US$ 2.500, Bagaimana Prediksi Fisik Emas JFXGOLD X Kedepannya?

Jakarta, MetalNews Digital – Bulan ini fisik emas JFXGOLD X berhasil menjajaki rekor baru dengan menempati posisi US$ 2.500 per troy ounce. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang sejalan dengan pergerakan harga emas dunia terus memperbarui rekornya ini kembali menyita perhatian publik. Belum lagi dengan capaiannya yang berhasil naik sebanyak Rp. 200.000 dalam waktu hanya 5 bulan saja. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang terus mengalami kenaikan beriringan dengan ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) pada bulan September 2024 mendatang. Pada hari ini (23/8/2024) harga fisik emas JFXGOLD X mengalami penurunan pada perdagangannya tadi pagi. Meskipun mengalami penurunan ke posisi US$ 2.502,78 per troy ounce atau Rp. 1,256,525 per gram, tetapi harga fisik emas JFXGOLD X masih tergolong berada di posisi atas karena masih bertahan pada US$ 2.500 per troy ounce. Dilansir dari CNBC Indonesia, turunnya harga emas dunia yang sejalan dengan turunnya harga fisik emas JFXGOLD X pada hari ini diperkirakan terjadi karena pelaku pasar yang saat ini sedang menunggu pidato Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell dalam acara Jackson Hole Symposium. Saat ini para investor juga sedang menunggu kode selanjutnya dari Powell seputar arah kebijakan moneter. Pasar sudah memasukan penurunan suku bunga acuan bulan depan dalam perhitungan mereka. Adanya pandangan perihal pemangkasan suku bunga The Fed, Bart Melek Kepala Strategi Komoditas TD Securities menjelaskan kepada Fortune bahwa investor emas “cenderung berpikir bahwa The Fed akan mengambil sikap yang lebih agresif terhadap pelonggaran moneter”. Menurutnya ada kemungkinan harga emas dunia akan terus naik hingga mencapai posisi tertinggi yakni US$ 2.700 per troy ounce dalam beberapa kuartal mendatang. Bart Melek – Kepala Strategi Komoditas TD Securities, dilansir dari CNBC Indonesia. Tidak hanya Bart Melek, melansir dari investing.com para analis lainnya memperkirakan adanya pembalikan arah dengan ETF emas yang diperkirakan akan menyumbankan permintaan bersih sebesar 275 ton pada tahun 2025, dibandingkan dengan penjualan bersih sebesar 250 ton pada tahun 2023. Adanya prakiraan ini dapat memberikan perubahan yang menunjukan pergeseran substansial dalam dinamika pasar emas. Tidak menutup kemungkinan dengan adanya minat baru terhadap ETF emas ini dapat memberikan dorongan terhadap harga emas dunia yang kemungkinan dapat mencapai posisi tertinggi yakni US$ 3.000 per troy ounce pada pertengahan tahun 2025 nanti. Loncatan harga fisik emas ini didukung oleh beberapa faktor diantaranya adalah potensi penurunan suku bunga oleh The Fed, peningkatan risiko resesi AS, dan volatilitas pasar yang meningkat.

News Company

Dalam Waktu 5 Bulan, Fisik Emas JFXGOLD X Berhasil Naik Rp. 200.000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga fisik emas dunia terus berubah setiap harinya, perubahan ini berjalan beriringan dengan pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga fisik emas pasar dunia. Saat ini fisik emas JFXGOLD X diprediksi akan terus mengalami penguatan, meski pada pergerakan sebelumnya sempat mengalami penurunan yang membuat harga fisik emas JFXGOLD X mengalami pelemahan. Namun prediksi tersebut berhasil dibuktikan oleh fisik emas JFXGOLD X melalui peningkatan harganya pada pagi ini Selasa (20/8/2024) yang berhasil menempati posisi US$ 2.513,92 per troy ounce atau Rp. 1.251.308 per gram. Peningkatan harga fisik emas JFXGOLD X ini terjadi seiring dengan adanya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan akan terjadi pada bulan September 2024. Dilansir dari CNBC Indonesia, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh CME FedWatch Tool menunjukan sebanyak 75,5% pelaku pasar berekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) pada September mendatang dan hingga akhir 2024 menjadi 4,25-4,50% atau total tiga kali pemangkasan suku bunga. Tidak hanya itu, Bart Melek, Kepala strategi komoditas TD Securities menyampaikan adanya kemungkinan emas dunia akan terus naik mencapai US$ 2.700 per troy ounce dalam beberapa kuartal mendatang. Harga fisik emas JFXGOLD X pada hari ini berhasil mengalami kenaikan sebanyak 22% per troy ounce, dimana pada bulan Maret 2024 lalu, tepatnya pada hari Jum’at (1/3/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menempati posisi US$ 2.060,12 per troy ounce atau Rp. 1.039.085 per gram. Harga tersebut berhasil membawa fisik emas JFXGOLD X naik sebanyak Rp. 212.233 per gram hanya dalam waktu 5 bulan saja. Kenaikan harga fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga fisik emas pasar dunia ini didukung juga oleh permintaan fisik emas dunia yang mengalami peningkatan terkait dengan status fisik emas sebagai aset lindung nilai di masa ketidak pastian geopolitik, seperti ketegangan di Timur Tengah. Melihat pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang sangat signifikan dalam jangka waktu pendek, semakin menjelaskan bahwa fisik emas menjadi pilihan tepat sebagai aset lindung nilai.

News Update

Fisik Emas JFXGOLD X Turun Rp. 12.000

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami kenaikan pada perdagangannya kemarin, hari ini Rabu (10/7/2024) fisik emas JFXGOLD X mengalami pelemahan sebanyak 0,67% per troy ounce dan menempati posisi US$ 2.381.24 per troy ounce. Pelemahan harga emas dunia berhasil mematahkan pergerakan meningkatnya harga selama tiga hari secara beruntun. Pelemahan harga emas dunia pada hari selasa ini bisa menjadi awal yang buruk bagi para investor emas. Turunnya harga emas dunia diduga terjadi akibat aksi taking profit oleh sebagian investor emas. Melansir dari Bloombergtechnoz.com lonjakan harga emas dunia dipicu oleh perkembangan di Amerika Serikat (AS). Akhir pekan lalu, US Bureau of Labor Statistic melaporkan data ketenagakerjaan periode Juni. Melansir dari CNBC Indonesia adanya penurunan harga emas dunia terjadi akibat tekanan oleh reli risk-on di ekuitas dan aksi ambil untung alias taking profit oleh investor setelah emas reli tajam di sesi sebelumnya atas ekspektasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) dapat memangkas suku bunga pada bulan September. “Terlihat banyak aksi taking profit, dan ekuitas menguat sehingga menjadi sedikit faktor persaingan terhadap logam mulia,” ujar Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, dikutip dari Reuters. Pergerakan harga emas dunia mempengaruhi harga fisik emas JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Setelah mengalami kenaikan pada Senin kemarin (8/7/2024) hingga menempati posisi mendekati US$ 2.400 per troy ounce atau tepatnya berada di posisi US$ 2.397.31 per Troy Ounce atau Rp. 1.254.699 per gram, hari ini harga fisik emas JFXGOLD X kembali melemah sebanyak Rp. 12.285 per gram. Melansir dari bloombergtechnoz.com adanya perkembangan ini menunjukkan bahwa perekonomian Negeri Adikuasa mulai ‘mendingin’ akibat adanya kebijakan moneter yang ketat, kondisi ini membuat suku bunga acuan saat ini berada di level tertinggi dalam 22 tahun terakhir. Artinya melalui kondisi ini AS sudah butuh perlonggaran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya resesi. Keywords : # # # # #

News Update

Kembali Naik, Akankah Fisik Emas JFXGOLD X Capai Posisi US$ 2400/toz?

Jakarta, MetalNews Digital – Fisik emas JFXGOLD X kembali naik pada pembukaan perdagangannya hari ini, setelah mengalami fase stabil pada akhir minggu lalu, kali ini fisik emas JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 2.397.31 per Troy Ounce atau Rp. 1.254.699 per gram. Kenaikan harga pada Senin (8/7/2024) pagi ini berhasil meningkat sebesar 0,89% per troy ounce atau Rp. 7.375 per gram. Harga fisik emas JFXGOLD X pada hari ini berhasil mencatat kenaikan tertingginya sepanjang awal bulan ini. Melansir dari CNBC Indonesia kenaikan harga emas dunia yang terjadi saat ini akibat adanya data pekerjaan utama Amerika Serikat (AS) yang menunjukan pasar tenaga kerja melemah, mengangkat ekspektasi seputar pemotongan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) pada bulan September. “Emas diperdagangkan pada level tertinggi satu bulan karena revisi penggajian yang lebih rendah dan kenaikan lain dalam tingkat pengangguran membantu ‘memperkuat’ pemotongan suku bunga September,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen yang berbasis di New York, dikutip dari Reuters. Melihat pergerakan harga emas dunia yang terus meningkat secara perlahan, membuat investor sedikit lega dan memberikan harapannya kepada profit yang bisa diraihnya pada saat melakukan transaksi penjualan. Melansir dari CNBC Indonesia adanya peluang pemangkas suku bunga The Federal Reserve (The Fed) membuat emas diproyeksi masih menguat ke depan. Emas diperkirakan akan menguat dalam dua pekan secara beruntun. Penguatan emas juga didorong oleh anjloknya indeks dolar selama empat hari secara beruntun sejak 2 Juli 2024. Hingga perdagangan pada Jumat (5/7/2024) imbal hasil obligasi 10 tahun AS tercatat melemah 1,70% di level 4,27%. Nantikan update terbaru seputar harga fisik emas JFXGOLD X hanya di MetalNews!

News Update

Fisik Emas JFXGOLD X Berpotensi Capai US$ 3000 / Toz

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia masih bergerak naik turun secara cepat layaknya roller coaster. Pergerakannya yang bisa membuat tenang dan khawatir dalam waktu dekat ini membuat para pemilik fisik emas perlu memantau harga nya secara berkala. Setelah sempat naik pada lima hari kemarin, hari ini harga fisik emas JFXGOLD X kembali melemah sebanyak 1,73% ke posisi US$ 2.332,4 per troy ounce. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X terpantau mengalami pergerakan naik turun yang cukup drastis sejak minggu lalu. Meskipun pada hari Kamis (20/6/2024) fisik emas JFXGOLD X sempat mengalami kenaikan sebanyak 2,42% siapa sangka hari ini harganya kembali melemah dengan mengalami penurunan Rp. 24,257 per gram. Disisi lain, melansir dari bloombergtechonz.com riset BofA menyatakan keyakinannya akan harga emas dunia yang bisa menyentuh US$ 3.000 per troy ounce dalam dua belas sampai delapan belas bulan mendatang. “Kami meyakini harga emas bisa menyentuh US$ 3.000/troy ons dalam 12-18 bulan mendatang, meski arus modal yang masuk belum menjustifikasi hal tersebut. Untuk mencapainya, dibutuhkan permintaan non-komersial untuk mengangkat harga emas dari level saat ini,” sebut riset BofA. Naik atau turunnya harga emas dunia sejalan dengan naik turunnya harga fisik emas JFXGOLD X. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X bisa dipantau secara real time melalui trading chart pada fitur Pospay Gold di dalam aplikasi Pospay. Tidak hanya memantau pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X, di dalam fitur pospay gold pengguna juga bisa melihat report profit and loss (P&L) dari tabungan fisik emas yang dimiliki. Adanya berbagai fitur yang dimiliki oleh Pospay Gold mempermudah pengguna untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi penjualan atau pembelian. Harganya yang bergerak secara real time dan transaksinya yang menggunakan harga pasar dunia membuat transaksi fisik emas JFXGOLD X pada fitur Pospay Gold cocok untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa menabung fisik emas memang direkomendasikan untuk jangka panjang. Melansir dari akun instagram Pospay Gold @pospaygold pengguna atau user Pospay Gold mengaku telah mendapatkan keuntungan yang cukup besar melalui transaksi yang dilakukan nya. Keuntungan ini tentu tidak didapatkan secara cuma-cuma, tetapi keuntungan tersebut berhasil didapatkan karena adanya selisih antara harga jual dan harga beli yang cukup besar sehingga berhasil memberikan keuntungan pada transaksi penjualan yang dilakukan. Tidak hanya itu, keuntungan juga bisa didapatkan oleh pengguna Pospay Gold melalui hadiah uang tunai dari kejuaraan yang bernama “JFXGOLD X Gold Championship 2024”. Seperti yang disampaikan oleh Tri Adriani selaku Campaign Manager JFXGOLD X Championship 2024, bahwa kejuaraan transaksi fisik emas ini menyiapkan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah yang siap dibagikan setiap bulannya kepada setiap pemenang. “Setiap bulannya ada hadiah uang tunai yang dibagikan untuk 9 pemenang dengan 3 kategori, 5 juta untuk juara 1, 3 juta untuk juara 2 dan 2 juta untuk juara 3 serta 2.5 juta untuk pemenang ultra booster” Tri Adriani Campaign Manager JFXGOLD X Gold Championship 2024. Dalam waktu yang sama Tri juga menyampaikan bahwa kejuaraan transaksi fisik emas ini tidak memungut biaya pendaftaran, oleh karena itu setiap pengguna Pospay Gold yang melakukan transaksi pada fitur Pospay Gold di dalam Aplikasi Pospay secara otomatis berkesempatan untuk menjadi pemenang pada kejuaraan ini.

News Update

Bertahan di Zona Bearish, Begini kabar fisik emas JFXGOLD X hari ini

MetalNews – Pergerakan harga emas dunia terus menyita perhatian publik. Setelah kemarin mengalami penurunan pada pembukaan perdagangannya hari ini Rabu (12/6/2024) fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan sebanyak 0,49% per troy ounce atau sebanyak Rp. 6.431 per gram dengan berada di posisi US$. 2.328,98 per troy ounce atau Rp. 6.431 per gram. Rebound nya harga emas dunia setelah pelemahan pada pekan lalu masih membuat emas terbayangi persepsi tren suku bunga tinggi yang masih berlanjut, hal ini lah yang menjadikan fisik emas JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia masih bertahan di zona Bearish. Tinggi nya posisi dolar membuat nilai fisik emas semakin sulit untuk dijangkau, terlebih bagi pembeli yang bertransaksi dengan mata uang lain terutama dari emerging market termasuk Indonesia. Naik nya dolar sejalan dengan pelaku pasar yang sedang menanti data inflasi AS dan keputusan bank sentral atau The Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan moneternya. Melansir dari bloombergtechnoz.com pada rapat kali ini The Fed tidak hanya menentukan suku bunga acuan, tetapi komite pengambil kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) juga akan merilis proyeksi ekonomi terbaru, baik itu inflasi, pertumbuhan ekonomi, angka peraturan, hingga arah suku bunga acuan yang dicerminkan dengan dot plot. “Kalau dot plot terbaru menjadi sangat tidak dovish, maka anda akan melihat aksi jual massal (Sell-off) terhadap emas” tegas Kelvin Wong, Analisis Senior OANDA, dikutip dari Bloomberg News. Melalui rapat FOMC akan dihasilkan keputusan berupa fed rate naik, turun atau tetap. Misalnya pada rapat FOMC sebelumnya, suku bunga acuan level yang disepakati oleh para pemangku kebijakan adalah 5,25-5,50% dimana level ini merupakan fed tetap sejak bulan Juli 2023. Hasil keputusan FOMC atau fed rate sangat berpengaruh terhadap perekonomian dunia, termasuk untuk pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X. Oleh karena itu, saat ini para pelaku pasar sedang harap-harap cemas dalam menantikan hasil dari risalah rapat pembahasan kebijakan ekonomi yang keputusannya akan diumumkan besok Kamis (13/6/2024) dini hari 01.00 waktu Indonesia. Selain The Fed tekanan bagi harga emas kemungkinan akan datang dari bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) yang akan menahan suku bunga tinggi lebih lama. Seperti yang diketahui PBoC tidak lagi membeli emas pada bulan Mei lalu. Namun seperti dikutip dari Data World Gold Council dalam CNBC Indonesia, dikatakan bahwa bank sentral China telah menjadi salah satu bank sentral yang paling agresif dengan terus membeli emas sejak November 2022 atau selama 18 bulan beruntun dengan total pembelian mencapai 316 ton, cadangan emas China kini berada di angka 2.264,3 ton. Aksi PBoC dalam membeli emas ini adalah penopang kenaikan harga emas yang berhasil membawa emas berkali-kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa pada tahun ini. Dengan berhentinya PBoC membeli emas membuat pasar memberikan reaksi negatif, sehingga emas mendapat pukulan ganda.

0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty
    Scroll to Top