Kinesis Monetary International

metalnews

News Update, Uncategorized

Cetak Rekor di Bulan Januari, Bagaimana Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X Bulan Februari?

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangannya di akhir bulan Januari 2025. Penguatan harga emas dunia tentunya berdampak pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Perdagangan emas fisik JFXGOLD X sepanjang bulan Januari berhasil membawa harganya naik sebanyak Rp. 104.929 per gram. Kenaikan harga yang terjadi pada hari Jumat 31 Januari 2025 juga membawa emas fisik JFXGOLD X memecahkan rekor baru dengan menduduki posisi US$ 2.811,21/Toz atau Rp. 1.475.591 per gram. Kenaikan sebesar 4,96% per troy ounce dalam waktu hanya satu bulan membuat sebagian investor melakukan transaksi penjualan. Kendati demikian, ada juga yang memilih untuk mempertahankan kepemilikannya demi menyambut ramalan Goldman Sachs dimana harga emas dunia bisa tembus US$ 3.000 per troy ounce. Melansir dari CNBC Indonesia, Ahli Strategi Komoditas Goldman Sachs Research, Lina Thomas mengatakan harga emas telah naik sekitar 40% selama dua belas bulan terakhir menjadi lebih dari US$ 2.700 per troy ounce. Hal ini dikarenakan bank sentral Amerika Serikat yang terus meningkatkan pembelian logam mulia. Di sisi lain, adanya penurunan suku bunga dari Federal Reserve AS menjadi poin yang diperhitungkan oleh investor, karena biasanya perdagangan emas sejalan dengan suku bunga. “Sebagai aset yang tidak menawarkan hasil apa pun, aset ini biasanya menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga lebih tinggi, dan biasanya lebih diminati ketika suku bunga turun,” jelas Thomas dikutip dari Fund Selector Asia, Minggu (2/2/2025). Secara teknikal dengan perspektif bulanan, jika dilihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 77,16 menandakan posisi emas mantap berada di zona bullish. RSI di atas 50 yang menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Dilansir dari bloombergtechnoz.com posisi RSI di atas 70 perlu berhati-hati, hal ini dapat diartikan juga menjadi sinyal sudah jenuh atau (overbought). Namun dengan kenaikan yang cukup tinggi, adanya kemungkinan harga emas akan mengalami koreksi pada bulan Februari. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 3 Februari 2025 :

News Update, Uncategorized

Pelantikan Donald Trump Bawa Harga Emas Terbang Tinggi

Jakarta, MetalNews Digital – Pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump membawa harga emas dunia mengalami penguatan. Penguatan harga yang terjadi ditopang oleh melemahnya dolar AS serta adanya potensi ketidakpastian pengenaan tarif perdagangan AS. Pelemahan yang terjadi pada dolar AS memberikan dampak positif terhadap harga emas. Pembelian emas dikonversi ke dolar, sehingga terjadinya pelemahan dolar seperti saat ini membuat harga emas menjadi murah dan mudah untuk dibeli sehingga permintaannya mengalami peningkatan. “Pergerakan (emas) sebagian besar dipengaruhi oleh ancaman tarif AS yang menyeluruh setelah pelantikan Trump. Informasi mengenai tarif potensial ini baru datang sedikit demi sedikit,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia. Pelantikan Trump membuat indeks dolar melemah ke angka 108,089 dari yang sebelumnya di posisi 109,347. Umumnya, ketika dolar AS mengalami pelemahan maka imbal hasil yang ditawarkan pemerintah akan ikut menurun. Namun hal ini justru membawa pengaruh baik terhadap harga emas. Sepanjang perjalanan perdagangan bulan Januari tahun 2025, emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia telah mengalami peningkatan sebanyak 3,14% per troy ounce atau Rp. 80.000/gram. Penguatan yang terjadi pada perdagangannya hari ini berhasil membawa emas fisik JFXGOLD X menempati posisi US$. 2.762,63 per troy ounce atau Rp. 1.450.908 per gram. Naiknya harga emas di tengah pelemahan yang sedang dialami oleh dolar semakin menegaskan peran emas sebagai aset safe haven. Perannya sebagai aset untuk melindungi suatu nilai dari inflasi, membuat emas masih menjadi pilihan banyaknya masyarakat untuk melindungi aset, memulai investasi dan mempersiapkan dana untuk masa depan. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 22 Januari 2025 :

News Update, Uncategorized

Pemilik Happy! Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 27.000 per gram

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas fisik JFXGOLD X mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada perdagangannya hari ini Rabu (8/1/2024). Dibandingkan perdagangan kemarin, hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 0,33% per troy ounce. Sedangkan pada kontrak perdagangan 1 gram, emas fisik JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebanyak Rp. 27.000 per gram dengan menempati posisi harga Rp. 1.385.251 per gram. Pada perdagangan tahun lalu, emas fisik JFXGOLD X berhasil menutup 2024 dengan kenaikan 27%, namun tidak hanya itu, dalam tahun yang sama emas fisik JFXGOLD X juga sempat mengalami lonjakan sampai dengan ke posisi US$ 2700 per troy ounce, tepatnya pada pertengahan bulan Desember. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 8 Januari 2025 : Harga yang mengalami kenaikan hari ini terjadi setelah dua hari berturut-turut harganya mengalami pelemahan. Dilansir dari bloombergtechnoz.com jika dilihat secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), harga emas dunia masih bertahan di zona bullish dengan Relative Strength Index (RSI) sebesar 52,09. RSI diatas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi Bullish. Meskipun RSI emas masih tipis diatas 50 sehingga cenderung dapat dikatakan netral. Kondisi pada harga emas dunia terjadi juga pada emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Kondisi bullish yang saat ini sedang terjadi membuat harga emas masih mengalami tekanan dan belum bisa bebas bergerak.

News Update, Uncategorized

Jangan Sampai Menyesal Belum Beli Saat Harga Turun, Fisik Emas JFXGOLD X Siap Terbang Sambut Natal dan Tahun Baru

Jakarta, MetalNews Digital – Jelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), harga emas dunia bersiap naik. Lonjakan harga pada emas dunia yang terjadi pada perdagangan pagi ini tidak serta merta dikarenakan perayaan nataru saja, tetapi hal lain yang mempengaruhinya adalah data inflasi pengeluaran pribadi warga Amerika Serikat (PCE) yang menunjukan angka lebih rendah, serta adanya penurunan tajam indeks dolar AS hingga imbal hasil Treasury. Pagi ini Senin (23/12/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menempati posisi US$ 2.638,31 atau Rp. 1.351.155 per gram. Kenaikan harga tersebut melanjutkan lonjakan tajam yang terjadi pada hari Jumat (20/12/2024) yakni US$ 2.613.26 per troy ounce atau Rp. 1.338.043 per gram. Lonjakan ini membawa harga fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan sebesar 0,95% per troy ounce atau Rp. 13.112 per gram. Inflasi PCE yang rendah membuat ekspektasi The Fed melunak akan semakin besar. Hal inilah yang membuat dolar melemah sehingga terjadi penguatan pada harga emas dunia. “Tidak hanya data PCE, data pendapatan pribadi, dan data pengeluaran pribadi semuanya keluar lebih lemah dari yang diharapkan. Kami melihat orang-orang kembali ke pasar emas di sini dan membangun kembali posisi,” ujar Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures, dikutip dari Reuters dalam CNBC Indonesia. “Sekarang tiba-tiba beralih dari dua pemotongan suku bunga yang sudah diperhitungkan, yang menyebabkan aksi jual emas, sekarang muncul kembali kemungkinan tiga pemotongan suku bunga dalam kebijakan yang lebih akomodatif, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakannya,” tambah Streible. Dilansir dari CNBC Indonesia, selain adanya pelemahan pada Dolar AS yang terjadi pada pekan lalu, namun sejarah menunjukan bahwa harga emas dunia memang selalu naik menjelang Natal. Dalam 10 tahun terakhir sepanjang natal, harga emas dunia mengalami penguatan sebanyak delapan kali dan hanya dua kali mengalami pelemahan. Merujuk pada data Refinitiv, emas biasanya mulai mengalami kenaikan pada minggu ketiga bulan Desember.

News Update, Uncategorized

Bappebti Dorong Perdagangan Emas Fisik secara Digital untuk Indonesia Emas 2045

Tangerang, 16 Desember 2024 – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menggelar agenda ‘Literasi dan Pameran Emas Fisik secara Digital’ di Tangerang, Banten kemarin, Jumat (13/12). Acara mengusung tema “Perdagangan Emas: Dongkrak Kinerja Perdagangan Berjangka Komoditas (PBK) dan Dorong Inovasi Ekspor”. “Perdagangan emas fisik secara digital memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi masyarakat. Perdagangan emas fisik secara digital dapat mendorong optimalisasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Peningkatan kinerja PBK melalui penguatan transaksi multilateral berbasis komoditas, termasuk emas akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Dengan adanya regulasi yang jelas pula, Bappebti memastikan bahwa transaksi emas fisik dilakukan dengan jaminan 1:1 atau jumlah emas yang ditransaksikan sama dengan yang tersimpan di pengelola tempat penyimpanan (depository),” jelas Kepala Bappebti Kasan di tempat terpisah. Agenda ‘Literasi dan Pameran Emas Fisik’ dibuka Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita secara langsung. Olvy menyatakan, perdagangan emas sudah lama dikenal masyarakat. Dahulu, masyarakat berdagang emas secara konvensional. Seiring berkembangnya teknologi, perdagangan emas konvensional tersebut bertransformasi menjadi perdagangan emas fisik secara digital melalui lokapasar (marketplace). Dengan demikian, masyarakat dapat bertransaksi emas dengan lebih mudah, cepat dan murah. Lebih lanjut, Bappebti mencatat adanya peningkatan yang signifikan volume dan nilai transaksi emas pada Januari–November 2024. Kenaikan nilai transaksi mencapai Rp53,3 triliun (meningkat 556 persen) dibandingkan periode yang sama 2023 yang sebesar Rp8,1 triliun. Volumenya mencapai 43,9 ton (meningkat 430,6 persen) dibandingkan periode yang sama pada 2023 yang sebesar 8,3 ton. Olvy memproyeksikan kenaikan 10–20 persen, baik volume maupun nilai transaksinya. Hadir sebagai narasumber diskusi Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK Tirta Karma Senjaya, Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Andri Gilang, Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Danang Sri Wibowo, Ketua Perkumpulan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI) Anang Samsudin, dan perencana keuangan sekaligus pemengaruh (influencer) Annisa Steviani. Sebagai bagian dari acara ini, hadir sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, ekosistem perdagangan berjangka, akademisi, dan masyarakat umum. Pameran perdagangan emas fisik secara digital oleh pedagang yang telah berizin Bappebti turut memeriahkan acara ini, memberikan gambaran langsung kepada masyarakat mengenai transaksi emas fisik secara digital yang aman dan terpercaya. Tirta Karma Senjaya menerangkan, posisi transaksi perdagangan emas fisik secara digital berada pada level tertinggi. “Peningkatan ini salah satunya dipengaruhi kenaikan harga emas di pasar global. Ini momentum yang sangat baik untuk memperkuat literasi kepada masyarakat terkait perdagangan emas fisik secara digital,” lanjut Tirta. Tirta menuturkan, tingkat kepercayaan dan pemahaman masyarakat yang masih minim mengenai perdagangan emas fisik secara digital menjadi tantangan di tengah prospek positif industri ini. Bappebti akan melakukan kegiatan edukasi dan literasi secara berkelanjutan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak tentang perdagangan emas fisik digital. Bappebti juga mendorong inovasi yang dapat meningkatkan daya saing ekspor komoditas Indonesia di pasar global. “Masyarakat diimbau untuk melakukan transaksi melalui pedagang yang terdaftar di Bappebti. Perdagangan emas fisik secara digital lebih aman dan tepercaya karena melalui pedagang yang berizin,” terang Tirta. Sebagai moderator diskusi, Olvy Andrianita memberikan pandangan penting mengenai peran kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memahami mekanisme transaksi, tetapi juga memperoleh pemahaman lebih tentang perlindungan yang tersedia serta potensi besar perdagangan emas fisik secara digital di Indonesia. Perkembangan Ekosistem Perdagangan Emas Fisik secara Digital Saat ini, telah terbentuk ekosistem perdagangan fisik emas secara digital yang meliputi dua bursa berjangka, yaitu PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia. Adapun lembaga kliring berjangka meliputi PT Kliring Berjangka Indonesia dan PT Indonesia Clearing House. PT ICDX Logistik Berikat dan PT Kinesis Monetary Indonesia berfungsi sebagai pengelola tempat penyimpanan. Sementara itu, PT ABI Komoditi Berjangka berperan sebagai perantara untuk pedagang emas fisik secara digital. Selain itu, asosiasi dalam kegiatan ini adalah Perkumpulan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI). Terdapat enam pedagang emas fisik secara digital yang telah berizin Bappebti, yaitu PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Quantum Metal Indonesia (QuantumMetal), dan PT Syariah Koin Indonesia (Shariacoin). Berikutnya, PT Indogold Makmur Sejahtera (IndoGold), PT Laku Emas Indonesia (LakuEmas), dan PT Pluang Emas Sejahtera (Pluang).

News Update, Uncategorized

Kontribusi BMT Digi sebagai Inovasi Koperasi dan Keuangan Mikro Syariah untuk Keberlanjutan Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, MetalNews Digital – Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Induk Koperasi Syariah Indonesia (Inkopsyah) BMT selenggarakan Lokakarya Nasional dengan tema ‘Inovasi Koperasi dan Keuangan Mikro Syariah untuk Keberlanjutan Pemberdayaan Masyarakat’ bertempat di Sekolah Bisnis IPB University dan Istana Ballroom Hotel Salak. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 12 Desember 2024 ini menghadirkan beberapa pemateri, salah satunya adalah Bapak Eka Budi Saputra yang memaparkan materi terkait “Peluang Bisnis Transaksi Fisik Emas Secara Digital Dalam Bursa Komoditi”. Dalam kesempatannya beliau menyampaikan bahwa peluang bisnis transaksi fisik emas secara digital bisa menjadi pilar baru yang memperkuat koperasi dalam hal keuangan mikro syariah yang juga sebagai inovasi koperasi dalam era transformasi digital. Hal ini sudah dijalankan juga oleh Inkopsyah BMT melalui hadirnya aplikasi BMT Digi. BMT Digi hadir sebagai aplikasi inovatif yang mempermudah masyarakat menabung fisik emas, tidak hanya itu BMT Digi juga diharapkan menjadi katalisator dalam memajukan organisasi BMT, Meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkuat peran BMT dalam mendukung perekonomian umat. Dalam kesempatan yang sama Ketua Inkopsyah BMT Bapak Abdul Majid Umar mengatakan bahwa BMT tidak boleh tertinggal dengan digitalisasi, melalui BMT Digi beliau berharap BMT menjadi diminati oleh generasi muda dan disitu menjadi peluang bagaimana generasi muda dapat belajar menabung fisik emas secara digital.“Ini adalah sebuah solusi untuk mencerdaskan anggota kami, untuk melakukan digitalisasi dalam bidang ekonomi terutama transaksi secara syariah. BMT memfasilitasi untuk BMT lebih berkembang dan dapat diterima di ekonomi mendatang.” jelas Abdul Majid Umar – Ketua Inkopsyah BMT. Dalam kesempatan ini hadir juga Dr. Ferry J. Juliantono – Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia. Sebagai keynote speaker beliau menyampaikan terkait kementerian koperasi yang mendorong adanya digitalisasi. Beliau juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong Inkopsyah BMT dan PINBUK ICMI untuk terus berkembang. “Koperasi susah dikenal dikalangan generasi muda, oleh karena itu Kementerian Koperasi mendorong digitalisasi. Presiden juga meminta koperasi sebagai badan usaha yang punya andil penting dalam perekonomian nasional. Dengan hal ini apabila koperasi banyak terlibat insyaallah koperasi akan gagah kembali.” tambah Dr. Ferry Juliantono – Wakil Menteri Koperasi RI. Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Arif Satria yang juga menjabat sebagai Rektor IPB University menyampaikan bahwa koperasi adalah tulang punggung. Oleh karena itu perlunya mencetak regenerasi baru untuk mencapai ekonomi berkualitas seperti yang sudah dicanangkan. Perlunya juga penguatan UMKM sehingga PINBUK ICMI bisa membangun kepercayaan diri UMKM sehingga mereka bisa tumbuh dan menyongsong ekonomi berkualitas. Melalui kegiatan Lokakarya Nasional ini diharapkan PINBUK ICMI dan Inkopsyah BMT dapat menyiapkan rencana terbaik guna menyambut tahun 2025. Sehingga lajunya koperasi bisa berjalan alami dan menjadi kekuatan bersama.

Uncategorized

Mulai Bergerak Tinggalkan Zona Bearish, Harga Fisik Emas JFXGOLD X Naik 2 Hari Berturut-turut

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas memiliki hubungan terbalik dengan Dolar AS, sebagian besar hubungan antara emas dan dolar ini bersifat translasi dimana harga emas dihargai dalam Dolar AS. Hal ini akan membuat Dolar AS yang lebih kuat akan menghasilkan harga emas dalam Dolar AS yang lebih rendah. Secara historis emas memiliki korelasi positif dengan inflasi karena emas dipandang sebagai penyimpan kekayaan jangka panjang untuk melawan penurunan daya beli mata uang. Suku bunga AS yang lebih tinggi biasanya dikaitkan dengan imbal hasil emas yang lebih rendah karena hal ini meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset berimbal hasil nol. “Kita sedang berada di periode stagnasi, dengan aktivitas yang terbatas dalam rentang tertentu, mencari data atau stimulus berikutnya yang dapat mendorong emas keluar dari rentang ini,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.Seolah meng-iya kan apa yang dikatakan oleh David Meger, harga fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan selama dua hari berturut-turut. Hal ini tercatat pada pergerakan harganya yang berhasil mengalami kenaikan sebanyak 0,96% pada hari Selasa, dan kembali mengalami kenaikan sebanyak 1,91% pada Rabu hari ini. Kenaikan yang terjadi pada pembukaan perdagangan pagi ini (11/12/2024) membawa fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$. 2.710.31 per troy ounce atau Rp. 1.388.571 per gram. Melansir dari Investing.com kenaikan harga emas dunia yang pagi ini terjadi di sesi Asia didukung oleh perubahan kebijakan China dan risiko geopolitik Timur Tengah. Selain itu bank sentral China yang menambahkan cadangan emasnya untuk pertama kali dalam tujuh bulan kebelakang membuat permintaan emas meningkat. Ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah juga memberikan penambahan kebutuhan logam mulia, karena investor berlomba-lomba mencari aset safe haven. Melansir dari Bloomberg Technoz, secara teknikal dengan perspektif harian (Daily time frame) saat ini emas menghuni zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 58,84 di atas 50. Hal ini menandakan bahwa suatu aset sedang berada dalam zona Bullish. Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 11 Desember 2024 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Uncategorized

Beli Sekarang! Fisik Emas JFXGOLD X Hanya 1,3 juta

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia turun tipis pada perdagangan Jumat minggu lalu. Penurunan ini sejalan dengan harga fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya berjalan secara real time dengan menggunakan harga pasar dunia. Kondisi tersebut membawa fisik emas JFXGOLD X berada di posisi US$ 2.653.61/Toz atau Rp. 1.358.510 gram. Namun pada perdagangannya pagi ini, Senin (9/12/2024) harga fisik emas JFXGOLD X berhasil naik sebesar 0,25% dengan berada di posisi US$ 2.660.26 per troy ounce atau Rp. 1.361.868 per gram. Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame) emas masih tersangkut di zona bearish, yakni Relative Strength Index (RSI) nya yang berada di bawah 50 tepatnya di 46,83. Namun dilansir dari Bloomberg Technoz harga emas dunia sudah diprediksi akan terus mengalami peningkatan di tahun depan. Hal ini didorong oleh permintaan tinggi dari bank sentral, ketidakstabilan geopolitik dan potensi pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 9 Desember 2024 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Uncategorized

Lanjutkan Koreksi, Fisik Emas JFXGOLD X Turun Lagi

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia kembali melanjutkan pelemahannya. Pada perdagangan hari ini Rabu (5/12/2024) fisik emas JFXGOLD X menempati posisi US$ 2.664,15 per troy ounce atau Rp. 1.364.106 per gram. Kondisi seperti ini membuat para investor semakin bersiap untuk menghadapi informasi terbaru dari pidato chairman Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Pidato tersebut memiliki potensi untuk memberikan kejelasan mengenai prospek kebijakan moneter bank sentral yang tentunya dapat memberikan pengaruh pada pergerakan harga emas dunia. Dilansir dari Investing.com, menyambut pidato Chairman The Fed yang akan diselenggarakan pada Kamis dini hari waktu Indonesia, beberapa pejabat The Fed memberikan komentar. Misalnya saja Christopher Waller yang menyatakan dukungannya untuk pemangkasan suku bunga bulan ini, semantara Presiden Bank Fed New York John Wiliams menyerahkan pergeseran bertahap ke arah kebijakan yang netral. Tentunya komentar dari beberapa pejabat The Fed ini mengangkat ekspektasi pasar akan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed mendatang. Kondisi harga emas dunia saat ini membuat emas tertahan di zona bearish. Hal ini dilihat berdasarkan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 48,03, dimana jika RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang berada di zona bearish. Dilansir dari CNBC Indonesia, kondisi saat ini membawa perhatian para investor kepada sejumlah data penting yang dapat mempengaruhi harga emas, diantaranya seperti inflasi pengeluaran pribadi warga AS atau PCE, data pertumbuhan ekonomi, hingga pidato Chairman Jerome Powell pada Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diselenggarakan dini hari nanti. “Saya masih memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 bps pada Desember, tetapi pejabat The Fed baru-baru ini menunjukkan nada yang lebih hati-hati menjelang 2025, yang bisa menjadi hambatan bagi emas,” kata Peter Grant, wakil presiden dan kepala strategis logam di Zaner Metals, dikutip dari Reuters. Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 4 Desember 2024 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Uncategorized

Menunggu Pidato Chairman The Fed, Mau Dibawa Kemana Harga Emas?

Jakarta, MetalNews Digital – Membuka perdagangan bulan Desember harga emas dunia masih anjlok. Penurunan harga emas dunia tidak lain karena dampak kenaikan dolar AS pasca terpilihnya Donald Trump, kemenangan ini membawa greenback yang lebih kuat. Pelemahan harga emas yang juga terjadi pada minggu lalu didorong oleh berkurangnya minat terhadap aset safe haven yang menyusul kesepakatan gencatan senjata pada minggu ini yang ditengahi oleh AS antara Israel dan Hizbullah. Berdasarkan notulen FOMC bulan lalu, Chairman Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell akan berpidato pada Kamis (5/12/2024) pukul 01.45 WIB. Pidato ini sangat ditunggu-tunggu, saat ini para investor sedang menunggu sinyal mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Dilansir dalam CNBC Indonesia, dalam notulen dari pertemuan Federal Open Market (FOMC) pada bulan November, pejabat The Fed menyampaikan bahwa inflasi saat ini sedang lambat dan pasar tenaga kerja tetap kuat. Hal ini memungkinkan adanya pemotongan suku bunga lebih lanjut meskipun dilakukan secara bertahap. Dalam keterangan tersebut disampaikan bahwa para pejabat merasa nyaman dengan lajunya inflasi yang masih berada di atas target 2% yang ditetapkan oleh The Fed. “Dalam membahas prospek kebijakan moneter, peserta memperkirakan bahwa jika data sesuai dengan harapan, dengan inflasi yang terus menurun secara berkelanjutan menuju 2% dan ekonomi tetap berada dekat dengan kondisi pekerjaan maksimum, maka kemungkinan besar akan tepat untuk bergerak secara bertahap menuju kebijakan yang lebih netral dari waktu ke waktu,” dikutip dari notulen FOMC bulan lalu. Pelemahan harga emas dunia yang masih terjadi sampai dengan perdagangan hari ini, membawa harga fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.641.85 per troy ounce atau Rp. 1.352.594 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan minggu lalu tepatnya hari Jumat (29/11/2024) harga pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan sebanyak 1,38% per troy ounce. Meskipun demikian jika ditarik kebelakang, pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X selama lebih dari 11 bulan ini telah berhasil mengalami kenaikan sebanyak 30%, tentunya kenaikan ini tidaklah sedikit. Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 2 Desember 2024 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty
    Scroll to Top